Kroto Berjamur

Penyebab Kroto Berjamur

Kroto berjamur. Selama masa uji coba ternak kroto hampir satu tahun, saya belum pernah mengalami kroto berjamur dan akhirnya mati. Karena mas bro selalu mengawasi perkembangan setiap toples kroto. Tetapi jika anda tidak punya waktu untuk melihat, tentu saya mengerti dan menyadari karena kesibukan kerja yang tidak bisa ditinggalkan.

budidaya kroto juga tidak mudah, tahu sendiri kehidupan aslinya di alam. Kalau saja mudah dipegang seperti hewan yang lain pasti kita akan mudah merawatnya. Bahkan kita sendiri tidak bisa membuat jinak semut rangrang ini, dipegang saja langsung menggigit.

Baca juga : Jangan remehkan gigitan semut rangrang

Saya akan menjawab langsung pertanyaan dari sahabat kita M.David. Beberapa hari yang lalu saya mencoba membuka inbox email, cukup banyak walaupun sebenarnya sudah terjawab semua..

Untuk lebih lengkapnya harus dijawab di sini. Mengapa? Mungkin dari anda mempunyai masalah yang sama. Jadi saya share supaya bisa dibaca semua pengunjung.

Penyebab Kroto berjamur
  • Kondisi toples, botol dan sejenisnya mengalami kekurangan udara atau lembab. Sehingga media yang ditempatkan akan mengeluarkan air atau embun. Embun ini akan membuat basah sarang di toples. Sehingga semut rangrang tidak bisa menjadi nyaman untuk tinggal di situ. Jika kejadian ini berlangsung lama maka akan menyebabkan jamur, Semut rangrang dan koloninya akan mati secara pelan-pelan. Jamur bisa ada karena kandungan air terlalu berlebihan. Dan yang paling tidak enak adalah baunya, usahakan dalam toples selalu kering.
  • Kekurangan semut pekerja dan prajurit. Semut adalah yang mensuplai makanan terhadap kroto beserta ratu. Coba saja pelihara krotonya tanpa ada semutnya, pasti di jamin mati dan berbau, karena tidak ada yang memberi makan dan minum. Bahkan jika kekurangan makanan semut rangrang ini akan memakan antar sesama.
Monggo untuk teman-teman yang ingin membantu bisa menambahkan di sini. OJo lali karo cendole. Matur nuwun.